Tulisan Di Batu

Rambutmu di terpa angin semilir jatuh di dagu…
Saat engkau tengadahkan wajah memandang langit biru…sejuk wajahmu menghias siang itu…burung burung pun jadi enggan untuk terbang karena memandangmu…

Rambutmu terurai indah kala di hembus angin…binar binar matamu seakan mutiara yang terpendam…menghiasi kecerahan pemandangan alam…nyanyian camar senandungkan lagu merdu

kini hanya aku dalam kesendirian…duduk di atas batu yang dulu pernah kita gambar…namamu nampak tegas kau tuliskan…seakan jelas kau katakan..”aku menyanyangi kamu..”

Kini hanya aku dalam kesendirian…bernyanyi dengan gitar ini…yang dulu pernah kita mainkan..tentang melodi melodi keindahan…dan kau menari nari bagai bidadari…seakan jelas engkau ungkapkan……. “aku bahagia bersamamu..”

maafkan bila waktu itu…aku meninggalkanmu bersama mendung kelabu di matamu…dan aku buang kerinduanku kepadamu…ku hapus jejak langkah kakiku di lembaran waktumu…karena ku anggap dirimu terlalu berlebihan…

Maafkan bila waktu itu…kau selalu menungguku
di sini di batu ini…yang telah ku hapus namaku..
Hingga engkau berlari dan menangis membawa semua kenangan.

Kini…setelah kau meninggalkan diriku…baru aku mengerti Tentang arti ungkapan hatimu…tentang arti kasih sayangmu…yang engkau wakilkan lewat tulisan tanganmu…dan keindahan tarianmu..

Kini…setelah kau pergi…baru aku mengerti…bahwa sesungguhnya dirimu telah mengajarkan aku…tentang makna kasih sayang yang tak akan kehilangan makna.

Ingat Tinggalkan Komentar (saran )

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s