Diantara Rindu dan Gelisah..

Malam mulai sepi..
kucoba berjalan ditepi,
Ku lalui garis-garis berwarna putih,
Agar bisa mengobati rasa perih yang lirih…

Namun tak dapat sembuhi jua ..

Kucoba lagi bersandar pada bayangan bulan,
ku beri senyuman dengan belian tangan,
Tetapi bulan seakan menolak jiwaku,
Seakan-akan Ia tahu bahwa hatiku sedang dilanda kerinduan yang membeku….

Aku pun lelah..
Jiwaku gelisah tak terarah..
Seakan tanah yang kupijaki tak bersahabat denganku..
Dan tak pedulikan kegundahan hayatiku..

Apa boleh buat..
Semakin lama kurasa kepenatan yang melekat..
Menjamur bagai pohon tumbang terkubur semak belukar dan rerumpatan..
Yang tak berguna tuk sebuah karya dan harapan dalam kehidupan…

Kurasa ku harus tutup buku dengan do’a,
Dan ku pasrahkan hati ini yang mengambang Kepada -Nya…

Ingat Tinggalkan Komentar (saran )

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s