Pantun Jenaka 2


Kelap-kelip lampu diskotik

Ada musik tambah asik

Gimana mau nilai apik

Makannya cuma keripik

 

Pergi ke Bandung naik taksi

Naik taksi tak perlu bayar

Sampai Bandung turun taksi

Turun taksi baru bayar..kahkahkah

 

Jalan jalan ke kota depok

Nemuin uang segepok

Ada apa dibalik tembok

Ada nenek lagi cebok

 

Makan roti pake sambel

Makan telor pake garem

Kalo ogut lagi kesel

Mata ogut suka merem

 

Disana gunung, disini gunung

Ditengah-tengah bunga melati

Saya bingung kamu pun bingung

Kenapa ada bunga melati ???!?

 

Pohon cabe berbuah cabe

Pohon tomat berbuah tomat

Kalo pohon tomat berbuah cabe

Itu ajaib. Iya ngga Mati?

 

Makan nasi sepiring berdua

Rasanya enak tiada tara

Awas cowok suka menggoda

Diam-diam watak buaya

 

Hujan turun rintik-rintik

Duduk berdua di teras rumah

Ingin punya cewek cantik

Syaratnya rumah dan mobil mewah

 

Nonton bioskop horor Indonesia

Bersama pacar cantik jelita

Hidup jangan disia-sia

Dekati wanita sebanyak-banyaknya

 

Jika sudah namanya cinta

Hati terasa berbunga-bunga

Kalau sudah terbawa suasana

Senyum sendiri seperti orang gila

 

Ada buah manggis

Ada juga buah anggur

Awalnya romantis

Pas tekdung malah kabur

 

Jangan takut

Jangan kawatir

Itu kentut

Bukan petir

 

Jalan-jalan ke Kota Arab

Jangan lupa membeli kitab

Cewek sekarang tidak bisa diharap

Body bohai betis berkurap

 

Elok berjalan kota tua

Kiri kanan berbatang sepat

Elok berbini orang tua

Perut kenyang ajaran dapat

 

Buah Nanas, Buah bengkoang

Buah jambu, Buah kedondong

Ngerujak dooooooooonggggggg

 

Senangis letak di timbangan

Pemulut kumbang pagi-pagi

Menangis katak di kubangan

Melihat belut terbang tinggi

 

Anak Hindu beli petola

Beli pangkur dua-dua

Mendengar kucing berbiola

Duduk termenung tikus tua

 

Jalan-Jalan ke Kota Sumedang

Ada Kambing Makan Rumput

Anak-anak pada Senang

Melihat banci Bergoyang Dangdut

 

Bunga mawar tangkai berduri

Laris manis pedang cendol

Aku tersenyum malu sekali

Ingat dulu suka mengompol

 

Anak cina menggali cacing

Mari diisi dalam tempurung

Penjual sendiri tak kenal dacing

Alamat dagangan habis diborong

Ingat Tinggalkan Komentar (saran )

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s