Koleksi Puisi Jatuh cinta


CAHAYA SANG REMBULAN
Hiasan taman langit mulai berdandan
Akan semaraknya barisan bintang dan rembulan
Yang berjabat tangan untuk hangatkan persada
Aku berdiri pada jendela yang tak berkaki
Memandang keindahan langit yang tak bertepi
Dan ku lihat segurat senyum menatapku mesra
Dengan bola mata yang indah laksana rembulan bulat yang lucu
Menari laksana bidadari yang berkalung pelangi
Berselendang cahaya bintang yang bertaburan
Rembulan malam ini tanpak bulat dengan pipinya yang ranum
Kemerahan menyapa merpati yang sedang menari
di tengah malam melompat lompat di balik rimbunnya dedaunan
Yang tedukan bumi mengeja bait bait rindu yang terbaca di balik awan
Hingga terdengar nyanyian suara yang merdu sekali
Laksana petikan harpa yang menepuk nepuk jiwa
Menghanyutkan malam dengan tarian bidadari telanjang
Bersanggul bintang yang sangat terang benderang
Janji bintang kepada rembulan malam ini sungguh terlihat indah
Saling berangkulan dengan mesra menyembul di balik awan
Bagaikan pengantin yang ber ijab kabul di pelataran altar putih
Hingga cakrawala terlihat terang benderang dengan senyum menawan
Berpita pelangi, tampak di persada sekumpulan kembang mawar
Dan melati menatap dengan senang hingga kelopaknya merekah
Berkilauan bertaburan cahaya mutiara yang indah
Malam ini ingin sekali aku petik bintang kejora yang bergelayut indah
di hamparan langit dan ku sematkan di dada ataupun di senyummu
Hingga cahaya terang menemanimu di derasnya malam
Dan bercerita tentang perjalanan yang harus ditempuh
Dalam meniti terang pada pulau biru yang kita impikan
Untuk bersandar pulang di temani riuhnya para bidadari
Yang baik hati yang selalu tersenyum pada kita
SUNGAI INDAH DI HATIMU
Mentari pagi ini menyapa dengan sayap sayap indahnya
berkilau dan bercahaya terang membaluti persada
yang mulai berkelopak untuk menyambut siang
dan pagi ini ingin aku membuat sebatang sungai di hatimu
dan di atas bantarannya aku akan duduk dan menyaksikan alirannya
yang berjalan tenang hingga teresap dalm keindahan rasa
yang bergemericik lembut
Sebatang sungai yang aku buat di hatimu pagi ini
tidak ingin hanya duduk di bantarannya dan memandang alirannya
ingin ku selami dan berenang melintasi air yang bening dan bercahaya
seperti kaca yang memantul di temani barisan kupu kupu
yang tersenyum senang dan sekelompok burung yang bersyair
kata kata cinta hingga suasana menjadi penuh dengan mutiara mutiara
yang bertaburan melayang di angkasa yang biru
Burung burung dan kupu kupu yang menemani aku
berenang di sungai hatimu kini berteduh di dahan
menyanyikan syair syair rindu yang getarkan siang
tampak jauh disana para bidadari menari senang
bermandikan cahaya pelangi dan berselendang awan
yang putih tampak malaikat tampanpun ikut tersenyum
melihat keindahan hari yang tercipta akan damainya biru di alamku
AKU CINTA PADAMU
Adakah yang merisaukan dirimu
Pada getar yang menyibak rasa
pada nada yang terurai merdu
pada nyanyian yang mengurai riang
pada desah yang menguntit rindu
Adakah yang merisaukan dirimu
Akan rasa yang aku sampaikan
akan nada yang aku nyanyikan
akan irama yang aku mainkan
akan embun yang basahi hatimu
Adakah yang merisaukan dirimu
Aku hanya sampaikan rasa
aku hanya nyanyikan nada
aku hanya kembangkan senyum
aku hanya inginkan kamu
Adakah yang merisaukan dirimu
Ku titip pada angin nyanyian rindu
ku titip pada ombak tebarkan rasa
ku titip pada angin sampaikan nada
kutitip pada malikat sampaikan doa
Aku hanya ingin sampaikan rasa
Aku cinta padamu
CINTA JINGGA
Wajah cerah pada indah kerudung jingga
merona tersipu manja pada untai kata
yang terenda di bilik hati rindu
terus membayang pada getar meraba maya
berpendar cahaya menyibak rasa
akan indah cerita yang telah di bina
Getar cinta mulai mengikat pada rasa yang ada
menari ceria di harum kelopak hati
bertaman indah di peluk kekasih
menebar rindu yang tak mau pergi
membasahi merah si jantung hati
Cinta terus membahana dalam indah nada
bergelora pada kata yang terucap
pada sentuh indah yang teraba
ucap pada janji ucap pada santun
saling kasih akan asuh, saling asuh akan kasih
memagut hati di altar cinta, keabadian kasih
Hamparan keindahan jingga tercipta
hamparan rindu malam pun menggoda
hamparan rindu siangpun merona
oh indahnya cinta jingga
SYAIR SYAIR CINTA
Tulislah syair syair indah pada sutra yang terhampar biru
yang sudah aku siapkan dengan pena perak bertinta emas
buatlah keindahan pada sayap sayap rindu yang kau punya
hingga goresan itu semakin indah, Agar bisa ku hamparkan
pada langit biru yang selalu tersenyum manja pada kabut
pada panah asmara yang sudah berwujud akan kasih.
Ketika aku menenun kain dengan benang rindu
yang aku ambil dari hatiku agar kamu dapat
memakainya dan aku mengambil kayu dari hatiku
untuk membangun rumah yang indah yang asri
agar kau dapat menempatinya dan ingatlah
aku menebar benih dengan kelembutan cinta
dan kita memetik panen dengan penuh riang
dan aku berikan tarikan nafas roh suciku
yang ada di sejatiku itulah yang terhampar
Dalam keheningan malam aku berjalan di jalanmu
dan ruhku memasuki jendela jendela hatimu
dan detak jantungmu ada dalam detak jantungku
nafasmu ada di depan wajahku dan dalam tidurmu
mimpimu adalah mimpiku kerap aku berada dalam rindu
aura yang terpantul menyinari gunung dan lembah
pada syair syair cinta yang kita dendangkan bersama

Ingat Tinggalkan Komentar (saran )

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s